SUBOSUKAWONOSRATEN, apa itu?
Orang di luar wilayah eks Karesidenan Surakarta mungkin menerka-nerka itu adalah gelar yang diberikan oleh Keraton Surakarta Hadiningrat atau Mangkunegaran kepada seseorang yang dianggap berjasa.
Subosukawonosraten adalah sebuah singkatan dari gabungan nama daerah, yakni Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.
Di telinga kata itu memang terdengar asing. Di otak sulit diingat. Apalagi bagi orang-orang tua. Singkatan tersebut terlalu panjang. Padahal nama itu sudah "diekspor" ke Jerman ketika para pejabat daerah itu diundang sebuah lembaga konsultan pembangunan ekonomi kewilayahan dari negara itu untuk mengunjungi negara yang dipimpin oleh Kanselir Gerhard Schroeder.
Singkatan itu dibuat dengan tujuan antara lain untuk memajukan daerah di eks Karesidenan Surakarta. Beberapa daerah sekitar Kota Solo ingin maju bersama dalam satu wadah. Dengan menggabungkan nama daerah dalam satu wadah memudahkan cara "menjual" secara serentak, tidak sepotong-sepotong atau daerah per daerah.
Membentuk brand image memang bukan pekerjaan mudah. Butuh waktu lama. Belum lagi biaya. "Kenapa harus Subosukawonosraten? Nama itu tak menjual. Nama itu ndesani," ujar teman. Ia menyarankan agar "Subosukawonosraten" diganti saja dengan "Solo Raya". Nama itu lebih singkat sehingga mudah dihafal. Namun yang lebih penting lagi nama Solo sudah terkenal di seluruh Indonesia, bahkan mancanegara. Nama Solo sudah melegenda.
Ikatan Pemuda Pemudi Paguyuban Warga Karanganyar Tenteram Kota Batam
Kamis, 07 Maret 2013
Rabu, 06 Maret 2013
Makam Presiden RI Ke 2 Berada di Karanganyar
Batam ,7 maret 2013 ( Jurnal IPP PWKTB ) Astana Giribangun yang menjadi makam Soeharto dan Ibu Tien selalu ramai dikunjungi para peziarah. Mereka datang dalam rangkaian perjalanan ziarah makam wali-wali di Pulau Jawa.
Lokasinya berada di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, atau berjarak sekitar 35 km dari kota Bengawan. Meski jauh dari perkotaan dan berada di lereng pegunungan terpencil, tak membuat warga enggan untuk berziarah kesana. Tak hanya warga Solo dan sekitarnya tapi dari seluruh penjuru nusantara bahkan mancanegara.
"Meskipun terpencil dan jalanya menanjak dan berliku, tapi banyak yang berkunjung ke sini. Dari sabang sampai Merauke, tapi yang paling banyak dari Jawa Timur," ujar Sukirno, juru kunci Astana Giribangun.Sukirno mengatakan, jumlah pengunjung ke Astana Giribangun dari hari ke hari terus bertambah. Dalam sehari mencapai 300 peziarah, bahkan jika hari libur bisa mencapai 3 ribu pengunjung per hari.
Para pengunjung, lanjut Sukirno sebagian besar adalah para peziarah, yang mengakhiri wisata ziarah ke makam Walisongo. "Mereka itu kebanyakan sebelum ziarah ke sini, terlebih dulu ziarah ke makam walisongo. Ini satu kebanggaan buat kami," kata Sukirno.
Seluruh bangunan di astana hingga saat ini masih sangat terawat.Pintu utama Astana Giribangun terletak di sisi utara. Sisi selatan berbatasan langsung di jurang yang di bawahnya mengalir Kali Samin yang berkelok-kelok indah dipandang dari areal makam, terlihat bersih dan terawat. Sementara pintu di bagian timur kompleks makam yang langsung mengakses ke Astana Mangadeg, juga terlihat bersih dan rapi. Di dalam bangunan utama Astana terdapat 5 makam, yakni Soeharto, Tien Soeharto, kakak perempuan dan kedua orang tua Tien Soeharto.
Selain bangunan untuk pemakaman, terdapat sembilan bangunan pendukung lainnya. Di antaranya adalah masjid, rumah tempat peristirahatan bagi keluarga Soeharto jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga, semuanya dalam kondisi yang baik.
Selamat Berwisata ziarahMakam Presiden Ke 2 Ri di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar ,Surakarta.
Lokasinya berada di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, atau berjarak sekitar 35 km dari kota Bengawan. Meski jauh dari perkotaan dan berada di lereng pegunungan terpencil, tak membuat warga enggan untuk berziarah kesana. Tak hanya warga Solo dan sekitarnya tapi dari seluruh penjuru nusantara bahkan mancanegara.
"Meskipun terpencil dan jalanya menanjak dan berliku, tapi banyak yang berkunjung ke sini. Dari sabang sampai Merauke, tapi yang paling banyak dari Jawa Timur," ujar Sukirno, juru kunci Astana Giribangun.Sukirno mengatakan, jumlah pengunjung ke Astana Giribangun dari hari ke hari terus bertambah. Dalam sehari mencapai 300 peziarah, bahkan jika hari libur bisa mencapai 3 ribu pengunjung per hari.
Para pengunjung, lanjut Sukirno sebagian besar adalah para peziarah, yang mengakhiri wisata ziarah ke makam Walisongo. "Mereka itu kebanyakan sebelum ziarah ke sini, terlebih dulu ziarah ke makam walisongo. Ini satu kebanggaan buat kami," kata Sukirno.
Seluruh bangunan di astana hingga saat ini masih sangat terawat.Pintu utama Astana Giribangun terletak di sisi utara. Sisi selatan berbatasan langsung di jurang yang di bawahnya mengalir Kali Samin yang berkelok-kelok indah dipandang dari areal makam, terlihat bersih dan terawat. Sementara pintu di bagian timur kompleks makam yang langsung mengakses ke Astana Mangadeg, juga terlihat bersih dan rapi. Di dalam bangunan utama Astana terdapat 5 makam, yakni Soeharto, Tien Soeharto, kakak perempuan dan kedua orang tua Tien Soeharto.
Selain bangunan untuk pemakaman, terdapat sembilan bangunan pendukung lainnya. Di antaranya adalah masjid, rumah tempat peristirahatan bagi keluarga Soeharto jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga, semuanya dalam kondisi yang baik.
Selamat Berwisata ziarahMakam Presiden Ke 2 Ri di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar ,Surakarta.
Musyawarah Mufakat Budaya Luhur yang di Campakkan
Musyawarah adalah proses pembahasan suatu persoalan dengan maksud mencapai keputusan bersama. Mufakat adalah kesepakatan yang dihasilkan setelah melakukan proses pembahasan dan perundingan bersama. Jadi musyawarah mufakat merupakan proses membahas persoalan secara bersama demi mencapai kesepakatan bersama. Musyawarah mufakat dilakukan sebagai cara untuk menghindari pemungutan suara yang menghasilkan kelompok minoritas dan mayoritas. Dengan musyawarah mufakat diharapkan dua atau beberapa pihak yang berbeda pendapat tidak terus bertikai dan mendapat jalan tengah. Karena itu, dalam proses musyawarah mufakat diperlukan kerendahan hati dan keikhlasan diri.
Dalam kehidupan kemasyarakatan, musyawarah mufakat memiliki beberapa manfaat langsung, yaitu sebagai berikut :
a. Musyawarah mufakat merupakan cara yang tepat untuk mengatasi berbagai silang pendapat.
b. Musyawarah mufakat berpeluang mengurangi penggunaan kekerasan dalam memperjuangkan kepentingan.
c. Musyawarah mufakat berpotensi menghindari dan mengatasi kemungkinan terjadinya konflik.
Musyawarah mufakat merupakan nilai yang dihasilkan dari akar budaya bangsa Indonesia. Musyawarah mufakat secara tegas dinyatakan dalam sila keempat dasar negara kita, yaitu Pancasila. Sila keempat Pancasila menegaskan bahwa prinsip kerakyatan Indonesia harus dijalankan dengan cara permusyawaratan yang bijaksana.
Ada beberapa prinsip yang harus dipegang teguh dalam membuat keputusan bersama secara musyawarah mufakat, yakni sebagai berikut :
a. Pendapat disampaikan secara santun.
b. Menghormati pendapat orang lain yang bertentangan pendapat.
c. Mencari titik temu diantara pendapat-pendapat yang ada secara bijaksana.
d. Menerima keputusan bersama secara besar hati, meski tidak sesuai dengan keinginan.
e. Melaksanakan keputusan bersama dengan sepenuh hati.
Dalam kehidupan kemasyarakatan, musyawarah mufakat memiliki beberapa manfaat langsung, yaitu sebagai berikut :
a. Musyawarah mufakat merupakan cara yang tepat untuk mengatasi berbagai silang pendapat.
b. Musyawarah mufakat berpeluang mengurangi penggunaan kekerasan dalam memperjuangkan kepentingan.
c. Musyawarah mufakat berpotensi menghindari dan mengatasi kemungkinan terjadinya konflik.
Musyawarah mufakat merupakan nilai yang dihasilkan dari akar budaya bangsa Indonesia. Musyawarah mufakat secara tegas dinyatakan dalam sila keempat dasar negara kita, yaitu Pancasila. Sila keempat Pancasila menegaskan bahwa prinsip kerakyatan Indonesia harus dijalankan dengan cara permusyawaratan yang bijaksana.
Ada beberapa prinsip yang harus dipegang teguh dalam membuat keputusan bersama secara musyawarah mufakat, yakni sebagai berikut :
a. Pendapat disampaikan secara santun.
b. Menghormati pendapat orang lain yang bertentangan pendapat.
c. Mencari titik temu diantara pendapat-pendapat yang ada secara bijaksana.
d. Menerima keputusan bersama secara besar hati, meski tidak sesuai dengan keinginan.
e. Melaksanakan keputusan bersama dengan sepenuh hati.
Etika,Budaya dan Landasan Dasar Organisasi
Etika
adalah kebiasaan hidup yang baik,baik pada diri seseorang maupun pada suatu
masyarakat atau kelompok masyarakat (Keraf, 1991)
Moralitas
adalah nilai-nilai normatif yang menjadi keyakinan dalam diri seseorang atau
sesuatu badan/lembaga/organisasi yang menjadi pendorong melakukan sesuatu.
Etika Ilmu membahas
perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh
pikiran manusia
Tujuan Mempelajari
Etika
Untuk
mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua
manusia.
Pengertian Baik: Sesuatuhal dikatakan baik
bila ia mendatangkan rahmat, dan memberikan perasaan senang, atau bahagia (Sesuatu
dikatakan baik bila ia dihargai secara positif)
Pengertian Buruk: Segala yang tercela.
Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma
masyarakat yang berlaku.
Manfaat Etika
- Membuat seseorang disegani, dihormati dan disenangi
- Memudahkan hubungan baik dengan orang lain
- Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap
situasi
- Memelihara suasana yang baik di lingkungan keluarga dan
sekitarnya
Etika dalam
Organisasi
Etika
bersifat abstrak dan berkenaan dengan persoalan baik dan buruk, sedangkan
administrasi adalah kongkrit dan harus mewujudkan apa yang diinginkan (get the
job done). Pembicaraan tentang etika dalam organisasi adalah bagaimana
mengaitkan keduanya, bagaimana gagasan-gagasan administrasi seperti ketertiban,
efisiensi, kemanfaatan, produktivitas dapat menjelaskan etika dalam prakteknya.
Dan bagaimana gagasan-gagasan dasar etika dapat mewujudkan yang baik dan
menghindari yang buruk; dapat menjelaskan hakikat administrasi.
Budaya Organisasi
Pokok
penyelesaian masalah-masalah eksternal dan internal yang pelaksanaannya
dilakukan secara konsisten oleh suatu kelompok yang kemudian mewariskan kepada
anggota-anggota baru sebagai cara yang tepat untuk memahamii, memikirkan, dan
merasakan terhadap masalah-masalah terkait seperti di atas.
Menurut
Gibson et all (1996: 77)
“Kultur
organisasi mengandung bauran nilai-nilai, kepercayaan, asumsi, persepsi, norma,
kekhasan, dan pola perilaku”
Vijay
Sathe melihat asumsi dasar yang diterapkan dalam suatu organisasi yang membagi
“Sharing Assumption”. Asumsi nilai yang berlaku sama ini dianggap sebagai
faktor-faktor yang membentuk budaya organisasi yang dapat dibagi menjadi:
Share Thing
Pakaian;
seragam yang menjadi ciri khas organisasi
Share Saying
Ungkapan-ungkapan;
slogan; misalnya tut wuri handayani dalam dunia pendidikan
Share Doing
Pertemuan;
kerja bakti; kegiatan sosial
Share Feeling
Turut
bela sungkawa; anniversary; ucapan selamat; wisuda mahasiswa
Fungsi Budaya:
Menurut
Robbins (1996: 294) fungsi budaya Organisasi sebagai berikut:
- Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu
organisasi dan yang lain.
- Budaya membawa suatu rasa identitas bagi
anggota-anggota organisasi.
- Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang
lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
- Budaya merupakan perekat sosial yang membantu
mempersatukan organisasi itu dengan standar-standar yang tepat untuk
dilakukan karyawan.
- Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang
memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.
Dampak jika
organisasi tidak memahami budaya organisasinya
Jika
hal tersebut terjadi maka jalannya organisasi akan terhambat mengingat budaya
merupakan bagian dari sikap dan komitmen anggota dan pimpinan yang ada dalam
organisasi untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Apabila budaya
organisasi tidak dipahami dan dimengerti yang kemudian dijalankan maka
organisasi akan tumbuh tidak sesuai dengan rencana awal organisasi. Oleh karena
itu, budaya organisasi harus diarahkan pada penciptaan nilai (values) yang pada
intinya faktor-faktor yang terkandung dalam budaya organisasi harus mencakup
nilai-nilai: Keyakinan, Nilai, Norma, Gaya, dan lain-lain. (Silalahi, 2004:8).
Landasan
Dasar
aturan
dan hukum dalam Organisasi berfungsi sebagai suatu alat pengendali agar suatu
kinerja dalam suatu organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. jika suatu
organisasi aturan dan hukum tidak ada maka suatu organisasi tersebut tidak akan
berjalan dengan baik dan akan menimbulkan konflik kepentingan baik antar
individu ataupun antar organisasi. Untuk mengefektifkan peraturan tersebut
butuh kesadaran untuk mematuhi peraturan yang sudah diterapkan dalam sebuah
organisasi tersebut, maka dibuatlah hukum agar kita mematuhi hukum tersebut.
Hukum tersebut juga berlaku dalam bersosialisasi contohnya dalam berorganisasi.
Pentingnya hukum dalam organisasi agar pelaku dalam organisasi tersebut untuk mengatur
perilaku Anggota ,Pengurus,Sistem dan Sarana Prasana.
Untuk
mengatur Rumah Tangganya Organisasi memiliki sebuah Aturan Dasar sebagai
Landasan dasar dan acuan yaitu berupa AD /ART ( Anggaran Dasar / Anggaran Rumah
Tangga ).AD /ART merupakan Undang-Undang Dasar atau Peraturan Dasar yang
tertulis dalam Organisasi yang dibuat dan ditentukan oleh orang-orang yang
berkecipung dalam organisasi tersebut.
Anggaran
Dasar adalah Sebuah aturan dasar yang mengatur masalah-masalah vital yang harus
ada pada awal organisasi tersebut terbentuk seperti landasan organisasi,Perangakat-perangkat
organisasi,peran dan fungsi organisasi,tujuan organisasi dan keuangan
organisasi.Pada intinya pada anggaran dasar akan dikupas tuntas segala
permasalahan terkait definisi dan hal-hal yang mendasar yang menjadi acuan
dalam sebuah organisasi.
Anggaran
Rumah Tangga adalah sebuah Peraturan yang digunakan pada saat pelaksanaan yang
lebih mengarah pada tehnis maupun tata cara pelaksanaan kegiatan dasar pada
sebuah organisasi ,seperti wewenang Ketua Organisasi,Pembubaran,Syarat-syarat
keanggotaan,Atribut,Lambang Organisasi dll.Dengan kata lain Anggaran Dasar
Peraturan Peraturan dasar yang masaih bersifta Umum dalam sebuah organisasi
sedangkan Anggaran rumah Tangga adalah adalah Penjelasan dari Anggaran Dasar
secara terperinci.
Kamis, 21 Februari 2013
Goa Sari Ngargoyoso Kota Karanganyar
Jika berlibur ke lereng Gunung Lawu Kabupaten Karanganyar , jangan lupa mampir ke Goa Sari. Di gua buatan ini Anda bisa menyimak relief di dinding gua. Bisa offroad dan tubing (meluncur di air dengan ban) di antara rimbun pepohonan.
Goa Sari terletak di Seguwo, Puntukrejo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya di tengah-tengah rute dari terminal Karangpandan menuju Candi Cetho dan Candi Sukuh. Gua ini juga searah dengan Air Terjun Jumog.
Tak sulit menemukannya. Berada 25 kilometer dari jantung kota Karanganyar. Mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum.
Goa Sari ini menjadi tempat persinggahan baru di tengah wisata alam yang ada di Lereng Lawu. Tidak seperti gua lain yang diwariskan oleh alam dan leluhur. Gua ini digali langsung oleh Sunarto di bawah rumah tinggalnya.
Selama tiga tahun sebelum akhirnya diresmikan September 2011, Sunarto mengerjakan gua ini sendirian. Padahal lelaki berusia 53 tahun ini bukan seorang seniman.
Di setiap cabangnya, terdapat relief antara lain pemandangan alam, lima tempat ibadah sesuai agama resmi di Indonesia, sumber air kehidupan manusia dan perkotaan. Cukup membayar Rp2.000 saja Anda bisa menikmati relief di Goa Sari.
Gua ini memiliki 3 pintu keluar. Selain memudahkan pengunjung, pintu ini merupakan pintu dimana Sunarto mengeluarkan material pasir dari dalam tanah. “Tanah ini mendukung, jarang ada batunya, tanahnya ulet, tidak gembur jadi tidak mungkin roboh.”
Uniknya, gua ini dikerjakan hanya pada malam hari saja. Sunarto nyaris tidak tidur saat orang lain terlelap. Bukan karena mistis, tapi ia mengaku lebih konsentrasi saat malam. “Kalau siang itu banyak gangguan. Banyak tamu sehingga saya harus melayani mereka dulu,” kata guru di SD Segoro Gunung I ini tersenyum.
Wisata Keluarga
Setelah puas menikmati pemandangan berupa relief-relief dalam gua dicat warna-warni yang diterangi sinar lampu neon, pengunjung akan tiba di pintu keluar. Begitu sampai di luar, beragam pilihan wisata menanti.
Tepat di belakang rumah Sunarto ini, ada kolam renang, gazebo untuk duduk-duduk melihat pemandangan, dan fasilitas lain seperti bola air, tubing arena, trail adventure, egrang, permainan tali, flaying fox, offroad dengan mobil jeep, ATV. Arena ini sangat cocok untuk murid TK-SD outbond, menyajikan wilayah camping pula.
Sunarto memanfaatkan hampir semua tanahnya seluas 8.000 meter persegi untuk tempat berwisata berkonsep alamiah, termasuk area-area trek ATV yang mampu memacu adrenalin.
Jika datang sekedar menikmati goa dan bersantai-santai, Anda bisa memilih di antara delapan gazebo yang disediakan. Atau, di restoran lesehan tepatnya di atas Goa Sari. Di sana, Anda akan disuguhi wedang jahe, teh poci, wedang rempah dan aneka jus. Menu andalannya iga cobek, ayam penyet, dan berbagai jenis ikan goreng dan bakar. Mari berlibur.
Rabu, 20 Februari 2013
Undangan PWKT Kota Batam-Karanganyar Tenteram
WORO-WORO
Undangan MILAD PWKT KE 4 Pelantikan Pengurus PWKT Masa Bakti 2013-2016 & Pengukuhan IPP PWKT Batam
Minggu, 17 Februari 2013
Sapta Tirta, 7 sumber air dengan manfaat berbeda-beda
Banyak sekali potensi pariwisata Kabupaten Karanganyar yang belum dikenal masyarakat secara luas. Selain Grojegan Sewu, Kemuning, air terjun Jumog misalnya, masih ada lagi andalan pariwisata Karanganyar yang selama ini dikenal dengan nama Pemandian Sapta Tirta Pablengan.
Obyek wisata pemandian air hangat Sapta Tirta yang juga digadhang-gadhang menjadi andalan pariwisata Karanganyar, adalah salah satu obyek wisata yang belum begitu populer. Kini, obyek wisata itu mulai berbenah diri. Direncanakan, di sana akan dibangun arena bermain, flyingfox serta fasilitas kolam renang di kompleks wisata yang terletak di Desa Pablengan, Matesih, Karanganyar itu.
Diyakini air yang kaya mineral dari sumber Sapta Tirta berkhasiat mengobati berbagai jenis penyakit. Obyek ini dinamakan Sapta Tirta karena di sini terdapat tujuh buah sumber air dengan nama yang berbeda-beda.
Pertama, Sumber Air Bleng yang airnya digunakan sebagai bahan pembuatan karak atau kerupuk.
Kedua, Sumber Air Kasekten, airnya dipercaya dapat menambah kekuatan dan mensucikan badan.
Ketiga, Sumber Air Mati yang dianggap unik sebab airnya selalu tetap, tidak bertambah dan tidak berkurang, namun konon air dari sumber ini tidak boleh digunakan untuk mandi, cuci muka apalagi diminum.
Keempat adalah Sumber Air Urus-Urus yang airnya digunakan untuk memperlancar buang air besar atau obat pencuci perut.
Kelima, Sumber Air Hangat, airnya dipercaya dapat menyucikan badan sekaligus untuk mengobati berbagai penyakit kulit, gatal-gatal, dan rematik.
Keenam Sumber Air Hidup yang airnya dipakai untuk membasuh muka agar seseorang awet muda dan tampak cantik penampilannya,
Sedangkan ketujuh Sumber Air Soda, yang airnya berasa soda alami dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit dalam seperti ginjal, TBC, liver serta gula.
Pemandian Sapta Tirta merupakan sumber air yang mengandung zat belerang, zat besi dan zat-zat lain yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kulit dan rematik, Obyek wisata ini berjarak 17 km ke arah timur dari pusat Kota Karanganyar. Akses ke lokasi ini relatif mudah karena dapat ditempuh dengan bis umum mengingat letaknya persis di tepi jalan raya Karangpandan – Matesih.
Menurut sejarah, pernah digunakan sebagai tempat petilasan Pangeran Raden Mas Said beserta sejumlah pengikutnya. Saat itu Raden Mas Said yang juga dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo tengah gencar-gencarnya melawan VOC. “Tempat ini juga digunakan untuk mandi para pengikutpengikut Raden Mas Said saat melakukan gerilya di daerah Karanganyar,”tuturnya.
pemandian air hangat ini dibangun Mangkunegara VI sebagai tempat untuk tetirah trah Mangkunegaran. Selain untuk itu juga digunakan tempat meditasi kerabat Mangkunegaran untuk mengusir kepenatan.
Obyek wisata pemandian air hangat Sapta Tirta yang juga digadhang-gadhang menjadi andalan pariwisata Karanganyar, adalah salah satu obyek wisata yang belum begitu populer. Kini, obyek wisata itu mulai berbenah diri. Direncanakan, di sana akan dibangun arena bermain, flyingfox serta fasilitas kolam renang di kompleks wisata yang terletak di Desa Pablengan, Matesih, Karanganyar itu.
Diyakini air yang kaya mineral dari sumber Sapta Tirta berkhasiat mengobati berbagai jenis penyakit. Obyek ini dinamakan Sapta Tirta karena di sini terdapat tujuh buah sumber air dengan nama yang berbeda-beda.
Pertama, Sumber Air Bleng yang airnya digunakan sebagai bahan pembuatan karak atau kerupuk.
Kedua, Sumber Air Kasekten, airnya dipercaya dapat menambah kekuatan dan mensucikan badan.
Ketiga, Sumber Air Mati yang dianggap unik sebab airnya selalu tetap, tidak bertambah dan tidak berkurang, namun konon air dari sumber ini tidak boleh digunakan untuk mandi, cuci muka apalagi diminum.
Keempat adalah Sumber Air Urus-Urus yang airnya digunakan untuk memperlancar buang air besar atau obat pencuci perut.
Kelima, Sumber Air Hangat, airnya dipercaya dapat menyucikan badan sekaligus untuk mengobati berbagai penyakit kulit, gatal-gatal, dan rematik.
Keenam Sumber Air Hidup yang airnya dipakai untuk membasuh muka agar seseorang awet muda dan tampak cantik penampilannya,
Sedangkan ketujuh Sumber Air Soda, yang airnya berasa soda alami dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit dalam seperti ginjal, TBC, liver serta gula.
Pemandian Sapta Tirta merupakan sumber air yang mengandung zat belerang, zat besi dan zat-zat lain yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kulit dan rematik, Obyek wisata ini berjarak 17 km ke arah timur dari pusat Kota Karanganyar. Akses ke lokasi ini relatif mudah karena dapat ditempuh dengan bis umum mengingat letaknya persis di tepi jalan raya Karangpandan – Matesih.
Menurut sejarah, pernah digunakan sebagai tempat petilasan Pangeran Raden Mas Said beserta sejumlah pengikutnya. Saat itu Raden Mas Said yang juga dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo tengah gencar-gencarnya melawan VOC. “Tempat ini juga digunakan untuk mandi para pengikutpengikut Raden Mas Said saat melakukan gerilya di daerah Karanganyar,”tuturnya.
pemandian air hangat ini dibangun Mangkunegara VI sebagai tempat untuk tetirah trah Mangkunegaran. Selain untuk itu juga digunakan tempat meditasi kerabat Mangkunegaran untuk mengusir kepenatan.
Langganan:
Postingan (Atom)









